← Back to research
Peer-Reviewed Article ·Universitas Padjadjaran ·2026

PERAN JOB HOPPING MOTIVE SEBAGAI MEDIATOR DALAM PENGARUH PERSONALITY TRAIT DAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP SUBJECTIVE CAREER SUCCESS Studi Pada Karyawan Perusahaan Manufaktur Di Jawa Barat

Apriliani Arrasyid
Apriliani Arrasyid
20
Reads
14
Min read
Executive Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji peran job hopping motive sebagai mediator dalam pengaruh personality trait dan perceived organizational support terhadap subjective career success pada karyawan perusahaan manufaktur tekstil di Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional survey. Sebanyak 1.091 karyawan dipilih melalui two-stage cluster sampling. Data dikumpulkan menggunakan Ten-Item Personality Inventory, skala perceived organizational support, Job Hopping Motives Scale, dan Subjective Career Success Inventory, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling. Hasil menunjukkan bahwa advancement motive dan escape motive memediasi pengaruh personality trait dan perceived organizational support terhadap subjective career success, tetapi bekerja melalui arah psikologis yang berbeda. Advancement motive berpengaruh positif terhadap subjective career success, sedangkan escape motive berpengaruh negatif. Pada jalur advancement, pengaruh tidak langsung terbesar berasal dari conscientiousness, diikuti openness to experience, extraversion, agreeableness, perceived organizational support, dan neuroticism. Pada jalur escape, neuroticism meningkatkan escape motive, sedangkan perceived organizational support menurunkannya. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan organisasi dapat meningkatkan penilaian keberhasilan karier dengan mendorong orientasi pengembangan sekaligus mengurangi dorongan meninggalkan pekerjaan akibat kondisi kerja yang tidak mendukung. Kebaruan penelitian terletak pada pengintegrasian Big Five personality, perceived organizational support, serta advancement motive dan escape motive sebagai dua mediator paralel menuju subjective career success dalam satu model berbasis Social Exchange Theory. Penelitian ini menegaskan bahwa job hopping bukan semata-mata perilaku tidak loyal, melainkan mekanisme psikologis yang dapat merepresentasikan strategi pertumbuhan atau respons pelarian dengan konsekuensi karier yang berbeda.

Kata kunci: job hopping motive, personality trait, perceived organizational support, subjective career success, manufaktur tekstil

Document Reader
PERAN JOB HOPPING MOTIVE SEBAGAI MEDIATOR DALAM PENGARUH PERSONALITY TRAIT DAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP SUBJECTIVE CAREER SUCCESS Studi Pada Karyawan Perusahaan Manufaktur Di Jawa Barat
Document Viewer Loaded
Open in new tab ↗

With Gratitude
“Grow through what you go through”
Perjalanan ini tidak hanya tentang meraih sebuah gelar, tetapi tentang bertumbuh melalui setiap tantangan, belajar dari setiap proses, dan dikuatkan oleh doa serta dukungan kalian semua. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk hadir dan menjadi bagian dari momen yang sangat berharga dalam Sidang Promosi Doktor.

Semoga setiap kebaikan yang Anda berikan dibalas dengan kebahagiaan, kesehatan, dan keberkahan yang melimpah.
Dengan hormat dan penuh rasa syukur,

Promovenda, 
Apriliani Arimbi

Explore more research

Discover additional publications and field logbook entries.